Google Plus, Platform Marketing Masa Depan
Kami ber-KOMITMEN..memberikan LAYANAN yang TERBAIK untuk ke-SUKSES-an USAHA.. kita bersama.. !

Google Plus, Platform Marketing Masa Depan

Menurut pakar marketing dan teknologi Guy Kawasaki, Google Plus sebagai sebuah platform jejaring sosial belum banyak mendapatkan tempat di hati para marketer, padahal seharusnya ia memiliki proporsi yang lebih tinggi dalam startegi marketing yang disusun marketer untuk perusahaan dan startup.

Apa pasal? Meskipun menurut studi, Google Plus tidak terbukti menaikkan Google Page Rank, jejaring sosial milik Google ini mampu meningkatkan peluang pengguna Internet untuk menemukan konten yang disebarkan entrepreneur, marketer, atau siapa saja.   Dan selain itu, penggunaan Google Plus sebagai alat marketing konten juga meningkatkan indexing.

Guy mengatakan Google Plus mriip dengan Macintosh masa kini, hanya memiliki atarmuka yang sederhana tetapi fitur-fitur yang dalam dan belum banyak dieksplorasi.

Keuntungan penggunaan Google Plus ialah kemampuannya menjadi platform baik untuk konten publik dan privat melalui circle. Misalnya, dengan berbagi konten yang terbatas aksesnya (hanya bisa dilihat dan dikomentari orang-orang tertentu), kerja sebagian orang menjadi lebih mudah. Tentunya ini membuat Google Plus lebih aman daripada jejaring sosial lain misalnya Twitter, yang hanya bisa menawarkan dua pilihan “protected tweets” dan “public tweets”. Google Plus menawarkan opsi yang lebih fleksibel. Inilah yang menginspirasi Facebook untuk melakukan hal yang sama.

Melakukan konversi prospek yang memenuhi syarat sampai menjadi konsumen ialah hal terpenting bagi sebuah bisnis yang beraktivitas di jejaring sosial manapun. Membuat konten berbeda dari strategi konten. Konten ialah mata uang dalam jejaring sosial dan setiap platform mengkhususkan diri dalam sirkulasi konten spesifik: tautan di Twitter, gambar dan video di Facebook, dan artikel di blog.

Strategi konten ialah rencana untuk mengubah konten itu menjadi hasil yang bisa diukur. Guy menggunakan pendekatan yang lebih lunak untuk melakukan konversi karena ia mempromosikan brand personalnya dan membangun pengaruh melalui ketenarannya. Sebagai selebritas, mungkin itu cukup. Namun sebagai entrepreneur dan pebisnis, diperlukan lebih dari sekadar taktik tersebut. (*Akhlis)

 

Sumber : http://www.ciputraentrepreneurship.com/penjualan-dan-pemasaran/google-plus-platform-marketing-masa-depan

admin -

Leave a Reply

%d bloggers like this: