Kegiatan MLM Diatur Permendag

No public Twitter messages.

Kegiatan MLM Diatur Permendag

Jakarta – Kegiatan perantara perdagangan properti atau yang dikenal dengan broker properti kini ikut diatur dalam peraturan menteri perdagangan. Ada sanksinya jika broker tidak mengikuti aturan main ini.

Maka itu untuk mendorong iklim investasi yang lebih kondusif, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menerbitkan Permendag 3 sektor usaha yakni waralaba, Sistem Penjualan Langsung (MLM) dan broker properti.

Ketiga Permedag itu diterbitkan pemerintah sebagai komitmen untuk melakukan reformasi di bidang perdagangan dalam mewujudkan kepastian berusaha, kepastian hukum dan iklim investasi.

Peraturan Menteri tersebut adalah:

  • Permendag Nomor 31/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba. Permendag Nomor 31/M-DAG/PER/8/2008 merupakan penyempurnaan dari Permendag Nomor 12/M-DAG/PER/3/2006 tentang Ketentuan  dan Tata Cara Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba.
  • Permedag Nomor 32/M-DAG/PER/8/2008 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Perdagangan Dengan Sistem Penjualan Langsung (MLM). Permendag Nomor 32/M-DAG/PER/8/2008 merupakan penyempurnaan     Permendag Nomor 13/M-DAG/PER/3/2006 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Izin Usaha Penjualan Langsung.
  • Permendag Nomor 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti.

“Dari 3 peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan, Permendag Nomor 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti atau yang dikenal dengan Broker Properti, merupakan peraturan baru dalam bidang properti,” demikian diungkapkan oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Subagyo dalam siaran pers, Rabu (27/8/2008).

Subagyo menambahkan bahwa, sebagai peraturan yang baru, Peraturan Menteri tentang Broker Properti ini sangat penting untuk dipahami masyarakat pelaku usaha di bidang properti, agar kepentingan semua pihak yang terkait dengan bisnis tersebut dapat terlindungi.

Permendag tentang Broker Properti ini mengatur beberapa hal diantaranya mengenai ruang lingkup kegiatan perusahaan, struktur badan usaha, penetapan isi perjanjian minimum antara pengguna dan penyedia jasa, besaran komisi, perijinan usaha, dan lain-lain. Selain itu terdapat pula beberapa sanksi bagi mereka yang tidak mematuhi Permendag ini, serta ketentuan tentang pembinaan pelaku usaha yang dilakukan oleh Pemerintah (dalam hal ini Departemen Perdagangan) dimana pelaksanaannya dapat bekerja sama dengan Asosiasi dan instansi terkait.

Sedangkan Permendag tentang Waralaba dan Permendag tentang MLM merupakan penyempurnaan dari peraturan sebelumnya. Subagyo menegaskan bahwa ketentuan Waralaba yang baru merupakan upaya untuk lebih memberdayakan UKM lokal. Sedangkan ketentuan mengenai MLM, diterbitkan guna menjamin ketersediaan barang sesuai kebutuhan pasar serta memenuhi standar mutu barang. (ir/ir)

Irna Gustia – detikFinance

http://www.detikfinance.com/read/2008/08/27/090541/995258/4/kegiatan-broker-properti-diatur-permendag

Leave a Reply

%d bloggers like this: